Jakarta, CNBC Indonesia – Pemudik pada periode Lebaran tahun ini diperkirakan melonjak. Sehingga Jasa Marga mengimbau untuk menghindari mudik pada puncak arus mudik.

Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan yang keluar wilayah Jabotabek dari H-7 sampai H+2 lebaran atau 3-11 April 2024 yakni sebanyak 1,86 juta kendaraan. Jumlah tersebut naik 5,94% atau hampir 6% dibanding momen yang sama di tahun lalu. Namun jika dibandingkan terhadap waktu normal naik 54,13%.

Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani mengatakan distribusi paling banyak mengarah ke Trans Jawa dan Bandung.

“Distribusi masih banyak dari arah Trans Jawa dan Bandung, mohon diantisipasi pengguna jalan dengan menghindari tanggal yang diprediksi jadi puncak arus mudik yaitu 6 April dan arus balik 15 April, kami mohon pengguna jalan pilih waktu bijak, tidak melakukan perjalanan diprediksi waktu puncak dan tidak melakukan perjalanan di waktu favorit seperti buka puasa dan beres sahur,” kata Faiza, dikutip Sabtu (30/3/2024).




Suasana sejumlah kendaraan menuju arah Cikampek melaju saat pemberlakuan contraflow di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2023). (CNBC Indonesai/Muhammad Sabki)Foto: Suasana sejumlah kendaraan menuju arah Cikampek melaju saat pemberlakuan contraflow di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2023). (CNBC Indonesai/Muhammad Sabki)
Suasana sejumlah kendaraan menuju arah Cikampek melaju saat pemberlakuan contraflow di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2023). (CNBC Indonesai/Muhammad Sabki)

Ketika jutaan kendaraan bakal keluar Jabotabek, uniknya kendaraan yang bakal masuk atau arus balik kembali ke Jabotabek ternyata lebih besar. Jasa Marga memprediksi arus balik H+1 dan H+7 atau di 10-18 April 2024 akan masuk 1,92 juta kendaraan ke Jabotabek, jumlah ini meningkat 4% dibanding tahun lalu, namun tehadap normal naik 60,55%.

Untuk itu, tim Satuan Tugas Jasa Marga bakal siaga melaksanakan pelayanan jalan tol pemenuhan seluruh Standar Pelayanan Minimal (SPM) termasuk membatasi kegiatan konstruksi yang berpotensi mengganggu lalu lintas hingga mengendalikan flow kendaraan dan parkir serta menambah fasilitas pelayanan di rest area termasuk pelayanan SPKLU di rest area Jasa Marga.

Lalu bakal dioptimalkan penggunaan teknologi dalam memberikan informasi terkini, baik dilaporkan petugas melalui Jasa Marga Tollroad command center maupun dalam meningkatkan informasi lalu lintas yang ada di aplikasi Travoy yang dapat diakses oleh pengguna jalan

“Ngga hanya menambah petugas tapi menambah kendaraan operasional yang hadir di kick off kali ini ambulance mobile, costumer service kendaraan, kendaraan patroli. Jadi setelah evaluasi nataru kami langsung bersiap Persiapan lebaran 2024,” kata Faiza.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Catat! Tol Pamulang-Cinere Dibuka Besok, Tarif Masih Gratis


(emy/wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *