Jakarta, CNBC Indonesia — Gerhana matahari total akan berlangsung pada hari ini, 8 April 2024. Fenomena ini tak dapat diamati langsung oleh masyarakat Indonesia.

Ada tiga negara yang akan menyaksikan fenomena langka ini, menurut keterangan NASA. Masing-masing adalah Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Di setiap wilayah, waktu pengamatannya berkisar 3-4 menit.

Berikut Lokasi dan Durasi Gerhana Matahari Total 8 April 2024

Mazatlán, Sinaloa, Mexico 11:07 a.m. MST 4 menit 20 detik

Durango, Durango, Mexico 12:12 p.m. CST 3 menit 50 detik

Torreón, Coahuila, Mexico 12:16 p.m. CST 4 menit 11 detik

Piedras Negras, Coahuila, Mexico/Eagle Pass, Texas, U.S 1:27 p.m. CDT 4 menit 24 detik

Kerrville, Texas, U.S 1:32 p.m. CDT 4 menit 25 detik

Fredericksburg, Texas, U.S 1:32 p.m CDT 4 menit 25 detik

Dallas, Texas, U.S 1:40 p.m. CDT 3 menit 52 detik

Idabel, Oklahoma, U.S: 1:45 p.m CDT 4 menit 19 detik

Russellville, Arkansas, U.S 1:49 p.m. CDT 4 menit 12 detik

Cape Girardeau, Missouri, U.S 1:58 p.m. CDT 4 menit 7 detik

Carbondale, Illinois, U.S 1:59 p.m. CDT 4 menit 10 detik

Bloomington, Indiana, U.S 3:04 p.m. EDT 4 menit 3 detik

Indianapolis, Indiana, U.S 3:06 p.m. EDT 3 menit 51 detik

Cleveland, Ohio, U.S 3:13 p.m. EDT 3 menit 50 detik

Erie, Pennsylvania U.S: 3:16 p.m. EDT 3 menit 43 detik

Rochester, New York, U.S 3:20 p.m. EDT 3 menit 40 detik

Montpelier, Vermont, U.S 3:27 p.m. EDT 1 menit 42 detik

Oakfield, Maine, U.S 3:31 p.m. EDT 3 menit 23 detik

Niagara Falls, Ontario, Canada 3:18 p.m. EDT 3 menit 31 detik

Montreal, Quebec, Canada 3:26 p.m. EDT 1 menit 57 detik

Miramichi, New Brunswick, Canada 4:34 p.m. ADT 3 menit 8 detik

Tignish, Prince Edward Island, Canada 4:35 p.m. ADT 3 menit 12 detik

Catalina, Newfoundland, Canada 5:13 p.m. NDT 2 menit 53 detik

Cara Menyaksikan Gerhana Matahari Total 8 April 2024

Anda dapat menyaksikan proses Gerhana Matahari Total 8 April 2024 di kanal YouTube NASA Spanyol. Kanal tersebut akan menyediakan siaran langsung secara online selama proses.

Link YouTube NASA: https://www.youtube.com/live/-VglV73zVvU?si=8D9utVJLJ4_SLZSv

BMKG Ungkap Ledakan Matahari Bersamaan Gerhana Matahari Total 8 April 2024

Selain Gerhana Matahari Total, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menyebut ada juga fenomena lain yang terjadi bersamaan, yakni ledakan Matahari.

“Saat menyaksikan GMT [Gerhana Matahari Total] 8 April 2024, menurut National Center for Atmospheric Research (NCAR) akan terlihat ledakan-ledakan di Matahari, saat totalitas Gerhana Matahari, pandangan matahari dari Bumi terhalang oleh bulan dan menyisakan sisi tepi. Pada sisi tepi inilah di Bumi bisa menyaksikan tepian plasma Matahari tampak meledak-ledak,” kata BMKG dikutip dari laman resminya.

BMKG menjelaskan ledakan Matahari itu terjadi karena adanya aktivitas internal di pusat Tata Surya tersebut. Tingkat aktivitas mengalami pasang surut selama siklus 11 tahunan dan puncaknya pada tahun ini.

Sejauh ini, belum ada yang mengetahui penyebab fenomena tersebut. Namun BMKG menuliskan kemungkinan karena melibatkan gaya magnetik atau reaksi nuklir dalam Matahari.

Dampak ledakan itu bergantung pada besarannya. Di Bumi sendiri yang terjadi adalah badai magnet Bumi atau geomagnetic Storm.

“Hal ini terjadi karena ledakan di permukaan Matahari [korona] tersebut melontarkan plasma besar yang berisikan partikel bermuatan [angin Matahari] beserta medan magnet berkecepatan tinggi yang menjalar hingga ke magnetosfer Bumi,” jelas BMKG.

“Peristiwa lontaran massa korona itu sering disebut sebagai Coronal Mass Ejection (CME). Ketika CME menghantam medan magnet di sekitar Bumi [magnetosfer], lontaran partikel bermuatan tersebut dibelokkan oleh lapisan magnetosfer Bumi ke arah garis kutub utara dan kutub selatan,” imbuhnya.

Dalam kesimpulannya, BMKG menjelaskan dampak ledakan Matahari terkait badai magnet Bumi relatif aman untuk Indonesia. Letak negara ini berada dalam lintang rendah, tempat titik terkuat perisai Bumi.

“Dampak dari ledakan matahari berupa badai magnet bumi ini relatif aman untuk wilayah Indonesia yang berada pada lintang rendah, karena perisai bumi dari pengaruh radiasi partikel angin matahari (magnetosfer bumi), titik terkuatnya berada pada lintang rendah,” ungkap BMKG.

[Gambas:Video CNBC]

(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *